My "Big" Family

My "Big" Family

Rabu, 16 Desember 2015

Purwokerto dan kenangannya...

Hai 9 Desember 2015...
Pagi ini aku sangat bahagia, hari dimana aku harus berangkat ke kota Purwokerto bersama temanku Suzanti Rizky Hanadayaningtyas atau sering dipanggil Ucan. Pagi-pagi aku udah dateng ke kost Ucan buat jemput dia untuk balik ke Banjarmasin. Jam yang dinanti pun tiba, aku berangkat ke bandara pukul 3 sore waktu setempat. Aku makin berdebar-debar, tak sabar ingin bertemu keluarga mendoanku yang sudah sangat ku rindukan.

Di ruang tunggu bandara, aku melihat sosok gadis yang tak asing bagiku yaitu Gusti Gina si Galuh Kalimantan Selatan, langsung saja aku dan Ucan menghampirinya dan berbincang-bincang bersama hingga aku dan Ucan harus masuk pesawat untuk terbang ke Surabaya. Sampai Surabaya kita dijemput sama om ku, om Gogo namanya. Kita langsung diajak jalan-jalan keliling Surabaya unuk makan malam dan ke Royal Plaza berburu diskonan di Matahari. Hahhaa...

Keesokan harinya, kita diantar ke stasiun Gubeng karena kita harus berangkat ke Purwokerto menggunakan kereta pukul 9 pagi. Di stasiun aku dan Ucan berfoto-foto untuk mengabadikan gambar agar tak menyesal dikemudian hari. Kereta yang membawa kita tiba, aku dan Ucan naik kereta dan duduk di kursi nomor 4A dan 4B. Banyak cerita saat perjalanan Surabaya-Purwokerto di dalam kereta. Di hadapan kita, ada seorang ibu-ibu dan anaknya melihat kami kelaparan, ibu itu langsung menyodorkan edamame ke kita dan memaksa kitu untuk makan. Akhirnya kita pun memakan edamame tersebut, dan kami berbincang-bincang berbagi pengalaman bersama ibu dan anaknya yang bernama Putri yang merupakan sarjana sastra inggris. Ketika sampai stasiun Lempuyangan, hp Ucan bergetar dan terlihat Yudha (koor BPO ILMPI Wilayah 3) mengirim pesan line dan mengatakan bahwa dikereta kita ada Pengurus Harian Nasional yaitu mas Djindan. Singkat cerita, aku menelfon mas Djindan dan menyuruh dia menghampiri kita. mas Djindan dateng dan Ucan yang belum pernah ketemu pun langsung kenalan dan kita bersenda gurau hingga tak terasa kita sudah sampai Purwokerto pukul 18.30 waktu setempat.

Turun dari kereta, kita bertiga jalan menuju pintu keluar dan sureprise dicafe teh jawa sudah ada Bang Rendi (Sekretaris Jendral) dan temen-temen PHN lainnya. Tak lama, muncul LO aku dan Ucan si Rizqi dan Yoga (staff BPPM ILMPI Wilayah 3) akhirnya aku dan Ucan diantar ke sekre BEM Psikologi UMP dan tara disana sudah ada temen-temen BEM Psikologi UMP yang menyambut kita. Aku pun lega, perasaan bercampur aduk ketika menginjakkan kaki di sekre BEM Psikologi UMP mereka menyambut baik kedatangan kita dan memberikan lelucon-lelucon kecil yang membuat aku tertawa bahagia. Hari itu 10 Desember 2015 hanya aku, Ucan, mas Afif  dari UMK dan PHN yang sudah datang temen-temen yang lain esok hari baru sampai di UMP. Karena aku, Ucan dan Mas Afif belum makan akhirnya kita diajak makan ke sate deket kampus UMP dan setelah itu aku Ucaan istirahat di rumah Risha pacarnya si Yudha.

Pagi harinya, 11 Desember 2015...
Datang cowok tengil yang menjadi idola wanita di kampusku yaitu Fariz Dzulqarnain atau sering dipanggil Fafa. Setelah berbincang datanglah mas Afif yang ingin numpang wifi-an buat ngerjain skripsi BAB 2 dan temen-temen dari UMP seperti Andre, Wisnu, dan Ity. Hari itu makin berwarna ketika mereka tak henti-hentinya memberikan lelucon-lelucon yang membuat aku tak berhenti tertawa melepas penatku dengan semua beban hidup di kampus maupun rumah. Setelah Jumatan, datanglah rombongan dari Solo Teten, Bunga dan Alfisa aku langsung histeris ketemu dengan mereka karena aku sudah rindu setelah beberapa bulan tidak bertemu. Namun pertemuan aku dengan rombongan Solo terhenti karena aku Ucan kelaperan dan diajak Rizqi sama Hafit buat makan siang. Ohh iyaa aku baru tau kalau si Rizqi dipanggil Ici jadi aku juga manggilnya Ici sekarang. Hahha... Setelah makan siang, Ucan pengen diajak ke Baturraden alhasil kita langsung gas pol kesana buat nganterin Ucan yang belum pernah kesana. Pulang dari Baturraden, kita diantar ke sekre dan disana sudah ada Icha dan Rezky yang motoran dari Solo. Buat mengisi kejenuhan sambil nunggu temen-temen yang lagi dalam perjalanan kita ketawa-ketiwi bareng PHN dan Sekjend dan ditemukan lah bukti baru bahwa aku mirip mas Mudrik :D

Dititik kejenuhan, akhirnya pukul 11 lewat datang temen-temen dari UMS Solo Triana dan Wisnu aku langsung teriak melihat Triana dan Wisnu dateng. Gak nyangka, rayaun ku ke Wisnu buat dateng IGC Purwokerto berhasil dan akhirnya pertama kalinya aku melihat sosok Wisnu itu seperti apa. Tak lama Nurin pun datang disusul dengan rombongan UMK Alfin, Adi, Mas Koko, Galih, Rahmat dan Mas Oki. Mas Oki yang lama tak ada kabar menghilang entah kemana sekarang ada di hadapanku, berdiri menjabat tanganku rindu ku satu persatu terbayarkan. Alfin, orang yang sudah ku anggap sebagai bapak ku, mas ku di ILMPI datang menghampiriku, menjabat erat tanganku seakan mengerti bahwa aku sangat merindukannya. Semua keluargaku hampir semua sudah datang, hanya Korwil, Rani dan Adzka yang masih dalam perjalanan. Sembari menunggu akhirnya kita semua bernyanyi dengan iringan ukulele yang dimainkan oleh Wisnu. Aku terhanyut, aku bahagia, aku senang, aku tak bisa berkata apa-apa, aku rindu suasana seperti itu dengan keluarga mendoanku. Rinduku terbayarkan, beberapa bulan tak bertamu tabungan rindu pun tumpah ruah. Hari sudah larut, kita semua balik untuk istirahat karena esok hari kita akan mulai acara.

12 Desember 2015, aku Ucan dan Nurin datang paling awal di acara ILMPI Goes To Campus dan Seminar Nasional Tika Bisono. Alhasil kita berfoto-foto ria sama Yoga juga. Selama acara, banyak temen-temen yang kelelahan di sampingku, Rezky dari awal sampai akhir tidur, Alfin dan Adi juga. Akhirnya jadi sasaran empuk buat di foto pas mereka lagi tidur, paling tidak bisa menjadi obat kantuk dan bahan candaan di grup line wilayah. Selesai acara, kita langsung berfoto-foto untuk kenang-kenangan dan pergi makan siang. Setelah makan siang, kita langsung briefing buat acara penyuluhan di desa Sri Rahayu.

Penyuluhan di desa Sri Rahayu selesai, kita semua menunggu bis jemputan. Aku, Agus, Alfin, Bunga, Wisnu, Korwil, Mas Oki mengisi kejenuhan dengan bermain abc ada 5 yang jika dapat satu huruf kita harus menyanyikan lagu yang berawalan huruf tersebut. Kita yang main, tapi temen-temen yang lain melihat kami main dan ikut tertawa terbahak-bahak melihat polah kita. Akhirnya bis jemputan datang, kita naik bus menuju penginapan di Baturraden selama perjalanan tetep Wisnu dengan ukulelenya membawakan beberapa lagu yang mengiringi perjalanan menuju penginapan.

Sampai di penginapan kita diberi waktu setengah jam untuk bersih-bersih sebelum kita mulai evaluasi. Pukul 10 malam, kita mulai evaluasi semua unek-unek tumpah ruah disana, tangis dan tawa bercampur jadi satu apalagi moment mas Oki bercerita apa yang menimpa dirinya. Kita semua menangis mendengarnya namun karena mas Oki yang lucu tangis itu disertai gelak tawa. Sesi evalusi selesai, rindu ku semakin terbayarkan namun semakin baper, semakin sayang dengan keluargaku, semakin cinta dengan ILMPI. ILMPI membawaku, mempertemukanku dengan mereka, keluarga tak sedarah yang selalu ku rindukan, yang selalu indah untuk dikenang.

Waktu sudah menunjukkan pukul 2 pagi, kita semua disuruh masuk ke kamar dan tidak boleh ada yang diluar. Mungkin ini sudah selesai pikirku. Aku mulai memejamkan mata di kamar, tapi saat aku ingin terlelap, ketukan pintu kamar terdengar, kita semua harus keluar kamar menggunakan baju hangat dan membawa slayer. Kita semua duduk jadi satu di ruang tengah dengan keadaan mata di tutupi slayer. Satu persatu kita dikasih lilin dan di giring keluar villa, entah apa yang terjadi namun saat itu aku bingung, takut entah akan ada apa setelah ini. Beberapa menit aku menunggu, terdengar suara korwil berkata “renungkan apa yang sudah kalian kerjakan untuk ILMPI” dan dilanjutkan suaran Bang Rendi menyanyikan sebuah lagu yang baru pertama kali ku dengar. Aku semakin terharu, aku menangis, aku meresapi lagu yang dibawakan bang Rendi. Kemudia, kita semua disuruh melepaskan penutup mata, aku kaget suasana begitu romantis di sekeliling ku, banyak lilin-lilin mengelilingi kami semua, kami pun membawa lilin satu per satu. Kami semua hanyut terbawa suasana, kami menyanyikan beberapa lagu yang pas dengan suasana pagi itu, kami semua berpelukan, berjoget bersama. Kemudian, bang Rendi mempersembahkan 1 penampilan lagi dari temen-temen UMP, yang membuat suasana makin hanyut, makin indah, makin tak terdefinisikan. Kami lanjut bernyanyi hingga subuh hari, dan dilanjutkan sesi screet memo (iya kita gak tidur, kita melek-an sampe subuh) nulis screet memo sambil ngantuk-ngantukan hahha... Karena screet memo udah selesai ditulis, kita sholat subuh dan karena udah ngantuk kita tidur, tapi aku gak ngantuk akhirnya aku duduk di belakang villa ngobrol sama Yudha, mas Oki, Wisnu sampai akhirnya aku tertidur pukul 8 pagi sampai 8.30 pagi. Aku membangunkan temen-temen yang mau pulang ke solo buat packing. Setelah packing kita tukeran kado dengan cara menutup mata dan memilih kado yang sudah diletakan di meja. Kado-kadonya beraneka ragam dan membuat orang tertawa saat melihat isi kado satu persatu yang di dapat.

Selesai rangkaian acara, kita semua menuju bis untuk kembali ke sekre BEM Psikologi UMP. Ditengah perjalanan, bis yang membawa kita semua balik mengalami kendala, asap bau tak sedap makin banyak akhirnya bis menepi dan ada percikan-percikan api di belakang bis, semua laki-laki yang ada mengeluarkan barang-barang yang ada di bis menyelamatkan barang yang ada sebelum terjadi yang tidak diinginkan. Untung semua teratasi, walau carrier bag yang ku pinjam dari ka Wira covernya bolong dikit tapi semua selamat kami semua dijemput mobil mas Oki dan Hardiansyah menuju sekre BEM Psikologi UMP. Satu persatu keluargaku balik ke kota masing-masing ada rasa sedih yang menyelimuti hatiku, baru saja aku bertemu, bercanda tawa sekarang harus berpisah lagi. Sampai jumpa ghais, sampai ketemu di waktu yang tidak bisa ditentukan... Aku sayang kalian, kalian mengjarkanku apa arti kebersamaan, apa arti sebuah waktu, apa arti sebuah jarak... Semoga kita bisa dipertemukan di periode selanjutnya...





Baturraden, 11 Desember 2015 (Ici, Hafit, Aku, Ucan)



UMP, 12 Desember 2015 (Aku, Nurin staff BPPM, Yoga staff BPPM, Ucan staff BPPM)



UMP, 12 Desember 2015 foto bareng Wisnu Wijaya Putra staff BPPM dari UMS yang jowo banget, koyo wong edan tapi sebenernya inspiring man banget!



UMP, 12 Desember 2015 Baninfokomwil Squad, kesayangan aku banget (Rani Undip, Fafa UMP, Teten koor-nya dari UNS dan aku)



Ini bapak ku, mas ku di ILMPI namanya Alfin dari UMK staff BPO



Seluruh pengurus Wilayah 3 foto bareng Tika Bisono




Bareng LO nya Unlam ni Rizqi ato Ici haha




Bareng mas Mudrik, yang katanya mirip hahha





Ini dia screet memo nya aku tempel di kaca kost ku, biar aku makin semangat!