Hai
9 Desember 2015...
Pagi
ini aku sangat bahagia, hari dimana aku harus berangkat ke kota Purwokerto
bersama temanku Suzanti Rizky Hanadayaningtyas atau sering dipanggil Ucan. Pagi-pagi
aku udah dateng ke kost Ucan buat jemput dia untuk balik ke Banjarmasin. Jam yang
dinanti pun tiba, aku berangkat ke bandara pukul 3 sore waktu setempat. Aku makin
berdebar-debar, tak sabar ingin bertemu keluarga mendoanku yang sudah sangat ku
rindukan.
Di
ruang tunggu bandara, aku melihat sosok gadis yang tak asing bagiku yaitu Gusti
Gina si Galuh Kalimantan Selatan, langsung saja aku dan Ucan menghampirinya dan
berbincang-bincang bersama hingga aku dan Ucan harus masuk pesawat untuk
terbang ke Surabaya. Sampai Surabaya kita dijemput sama om ku, om Gogo namanya.
Kita langsung diajak jalan-jalan keliling Surabaya unuk makan malam dan ke
Royal Plaza berburu diskonan di Matahari. Hahhaa...
Keesokan
harinya, kita diantar ke stasiun Gubeng karena kita harus berangkat ke
Purwokerto menggunakan kereta pukul 9 pagi. Di stasiun aku dan Ucan
berfoto-foto untuk mengabadikan gambar agar tak menyesal dikemudian hari. Kereta
yang membawa kita tiba, aku dan Ucan naik kereta dan duduk di kursi nomor 4A
dan 4B. Banyak cerita saat perjalanan Surabaya-Purwokerto di dalam kereta. Di hadapan
kita, ada seorang ibu-ibu dan anaknya melihat kami kelaparan, ibu itu langsung
menyodorkan edamame ke kita dan memaksa kitu untuk makan. Akhirnya kita pun
memakan edamame tersebut, dan kami berbincang-bincang berbagi pengalaman
bersama ibu dan anaknya yang bernama Putri yang merupakan sarjana sastra
inggris. Ketika sampai stasiun Lempuyangan, hp Ucan bergetar dan terlihat Yudha
(koor BPO ILMPI Wilayah 3) mengirim pesan line dan mengatakan bahwa dikereta
kita ada Pengurus Harian Nasional yaitu mas Djindan. Singkat cerita, aku
menelfon mas Djindan dan menyuruh dia menghampiri kita. mas Djindan dateng dan
Ucan yang belum pernah ketemu pun langsung kenalan dan kita bersenda gurau
hingga tak terasa kita sudah sampai Purwokerto pukul 18.30 waktu setempat.
Turun
dari kereta, kita bertiga jalan menuju pintu keluar dan sureprise dicafe teh
jawa sudah ada Bang Rendi (Sekretaris Jendral) dan temen-temen PHN lainnya. Tak
lama, muncul LO aku dan Ucan si Rizqi dan Yoga (staff BPPM ILMPI Wilayah 3)
akhirnya aku dan Ucan diantar ke sekre BEM Psikologi UMP dan tara disana sudah
ada temen-temen BEM Psikologi UMP yang menyambut kita. Aku pun lega, perasaan
bercampur aduk ketika menginjakkan kaki di sekre BEM Psikologi UMP mereka
menyambut baik kedatangan kita dan memberikan lelucon-lelucon kecil yang
membuat aku tertawa bahagia. Hari itu 10 Desember 2015 hanya aku, Ucan, mas
Afif dari UMK dan PHN yang sudah datang
temen-temen yang lain esok hari baru sampai di UMP. Karena aku, Ucan dan Mas
Afif belum makan akhirnya kita diajak makan ke sate deket kampus UMP dan
setelah itu aku Ucaan istirahat di rumah Risha pacarnya si Yudha.
Pagi
harinya, 11 Desember 2015...
Datang
cowok tengil yang menjadi idola wanita di kampusku yaitu Fariz Dzulqarnain atau
sering dipanggil Fafa. Setelah berbincang datanglah mas Afif yang ingin numpang
wifi-an buat ngerjain skripsi BAB 2 dan temen-temen dari UMP seperti Andre,
Wisnu, dan Ity. Hari itu makin berwarna ketika mereka tak henti-hentinya
memberikan lelucon-lelucon yang membuat aku tak berhenti tertawa melepas
penatku dengan semua beban hidup di kampus maupun rumah. Setelah Jumatan, datanglah
rombongan dari Solo Teten, Bunga dan Alfisa aku langsung histeris ketemu dengan
mereka karena aku sudah rindu setelah beberapa bulan tidak bertemu. Namun pertemuan
aku dengan rombongan Solo terhenti karena aku Ucan kelaperan dan diajak Rizqi
sama Hafit buat makan siang. Ohh iyaa aku baru tau kalau si Rizqi dipanggil Ici
jadi aku juga manggilnya Ici sekarang. Hahha... Setelah makan siang, Ucan
pengen diajak ke Baturraden alhasil kita langsung gas pol kesana buat nganterin
Ucan yang belum pernah kesana. Pulang dari Baturraden, kita diantar ke sekre
dan disana sudah ada Icha dan Rezky yang motoran dari Solo. Buat mengisi
kejenuhan sambil nunggu temen-temen yang lagi dalam perjalanan kita ketawa-ketiwi
bareng PHN dan Sekjend dan ditemukan lah bukti baru bahwa aku mirip mas Mudrik
:D
Dititik
kejenuhan, akhirnya pukul 11 lewat datang temen-temen dari UMS Solo Triana dan
Wisnu aku langsung teriak melihat Triana dan Wisnu dateng. Gak nyangka, rayaun
ku ke Wisnu buat dateng IGC Purwokerto berhasil dan akhirnya pertama kalinya
aku melihat sosok Wisnu itu seperti apa. Tak lama Nurin pun datang disusul
dengan rombongan UMK Alfin, Adi, Mas Koko, Galih, Rahmat dan Mas Oki. Mas Oki
yang lama tak ada kabar menghilang entah kemana sekarang ada di hadapanku,
berdiri menjabat tanganku rindu ku satu persatu terbayarkan. Alfin, orang yang
sudah ku anggap sebagai bapak ku, mas ku di ILMPI datang menghampiriku,
menjabat erat tanganku seakan mengerti bahwa aku sangat merindukannya. Semua keluargaku
hampir semua sudah datang, hanya Korwil, Rani dan Adzka yang masih dalam
perjalanan. Sembari menunggu akhirnya kita semua bernyanyi dengan iringan
ukulele yang dimainkan oleh Wisnu. Aku terhanyut, aku bahagia, aku senang, aku
tak bisa berkata apa-apa, aku rindu suasana seperti itu dengan keluarga
mendoanku. Rinduku terbayarkan, beberapa bulan tak bertamu tabungan rindu pun
tumpah ruah. Hari sudah larut, kita semua balik untuk istirahat karena esok
hari kita akan mulai acara.
12
Desember 2015, aku Ucan dan Nurin datang paling awal di acara ILMPI Goes To
Campus dan Seminar Nasional Tika Bisono. Alhasil kita berfoto-foto ria sama Yoga
juga. Selama acara, banyak temen-temen yang kelelahan di sampingku, Rezky dari
awal sampai akhir tidur, Alfin dan Adi juga. Akhirnya jadi sasaran empuk buat
di foto pas mereka lagi tidur, paling tidak bisa menjadi obat kantuk dan bahan
candaan di grup line wilayah. Selesai acara, kita langsung berfoto-foto untuk
kenang-kenangan dan pergi makan siang. Setelah makan siang, kita langsung
briefing buat acara penyuluhan di desa Sri Rahayu.
Penyuluhan
di desa Sri Rahayu selesai, kita semua menunggu bis jemputan. Aku, Agus, Alfin,
Bunga, Wisnu, Korwil, Mas Oki mengisi kejenuhan dengan bermain abc ada 5 yang
jika dapat satu huruf kita harus menyanyikan lagu yang berawalan huruf
tersebut. Kita yang main, tapi temen-temen yang lain melihat kami main dan ikut
tertawa terbahak-bahak melihat polah kita. Akhirnya bis jemputan datang, kita
naik bus menuju penginapan di Baturraden selama perjalanan tetep Wisnu dengan
ukulelenya membawakan beberapa lagu yang mengiringi perjalanan menuju
penginapan.
Sampai
di penginapan kita diberi waktu setengah jam untuk bersih-bersih sebelum kita
mulai evaluasi. Pukul 10 malam, kita mulai evaluasi semua unek-unek tumpah ruah
disana, tangis dan tawa bercampur jadi satu apalagi moment mas Oki bercerita
apa yang menimpa dirinya. Kita semua menangis mendengarnya namun karena mas Oki
yang lucu tangis itu disertai gelak tawa. Sesi evalusi selesai, rindu ku
semakin terbayarkan namun semakin baper, semakin sayang dengan keluargaku,
semakin cinta dengan ILMPI. ILMPI membawaku, mempertemukanku dengan mereka,
keluarga tak sedarah yang selalu ku rindukan, yang selalu indah untuk dikenang.
Waktu
sudah menunjukkan pukul 2 pagi, kita semua disuruh masuk ke kamar dan tidak
boleh ada yang diluar. Mungkin ini sudah selesai pikirku. Aku mulai memejamkan
mata di kamar, tapi saat aku ingin terlelap, ketukan pintu kamar terdengar,
kita semua harus keluar kamar menggunakan baju hangat dan membawa slayer. Kita semua
duduk jadi satu di ruang tengah dengan keadaan mata di tutupi slayer. Satu persatu
kita dikasih lilin dan di giring keluar villa, entah apa yang terjadi namun
saat itu aku bingung, takut entah akan ada apa setelah ini. Beberapa menit aku
menunggu, terdengar suara korwil berkata “renungkan apa yang sudah kalian
kerjakan untuk ILMPI” dan dilanjutkan suaran Bang Rendi menyanyikan sebuah lagu
yang baru pertama kali ku dengar. Aku semakin terharu, aku menangis, aku
meresapi lagu yang dibawakan bang Rendi. Kemudia, kita semua disuruh melepaskan
penutup mata, aku kaget suasana begitu romantis di sekeliling ku, banyak
lilin-lilin mengelilingi kami semua, kami pun membawa lilin satu per satu. Kami
semua hanyut terbawa suasana, kami menyanyikan beberapa lagu yang pas dengan
suasana pagi itu, kami semua berpelukan, berjoget bersama. Kemudian, bang Rendi
mempersembahkan 1 penampilan lagi dari temen-temen UMP, yang membuat suasana
makin hanyut, makin indah, makin tak terdefinisikan. Kami lanjut bernyanyi
hingga subuh hari, dan dilanjutkan sesi screet memo (iya kita gak tidur, kita
melek-an sampe subuh) nulis screet memo sambil ngantuk-ngantukan hahha...
Karena screet memo udah selesai ditulis, kita sholat subuh dan karena udah
ngantuk kita tidur, tapi aku gak ngantuk akhirnya aku duduk di belakang villa
ngobrol sama Yudha, mas Oki, Wisnu sampai akhirnya aku tertidur pukul 8 pagi
sampai 8.30 pagi. Aku membangunkan temen-temen yang mau pulang ke solo buat
packing. Setelah packing kita tukeran kado dengan cara menutup mata dan memilih
kado yang sudah diletakan di meja. Kado-kadonya beraneka ragam dan membuat
orang tertawa saat melihat isi kado satu persatu yang di dapat.
Selesai
rangkaian acara, kita semua menuju bis untuk kembali ke sekre BEM Psikologi
UMP. Ditengah perjalanan, bis yang membawa kita semua balik mengalami kendala,
asap bau tak sedap makin banyak akhirnya bis menepi dan ada percikan-percikan
api di belakang bis, semua laki-laki yang ada mengeluarkan barang-barang yang
ada di bis menyelamatkan barang yang ada sebelum terjadi yang tidak diinginkan.
Untung semua teratasi, walau carrier bag yang ku pinjam dari ka Wira covernya
bolong dikit tapi semua selamat kami semua dijemput mobil mas Oki dan
Hardiansyah menuju sekre BEM Psikologi UMP. Satu persatu keluargaku balik ke
kota masing-masing ada rasa sedih yang menyelimuti hatiku, baru saja aku
bertemu, bercanda tawa sekarang harus berpisah lagi. Sampai jumpa ghais, sampai
ketemu di waktu yang tidak bisa ditentukan... Aku sayang kalian, kalian
mengjarkanku apa arti kebersamaan, apa arti sebuah waktu, apa arti sebuah
jarak... Semoga kita bisa dipertemukan di periode selanjutnya...
Baturraden,
11 Desember 2015 (Ici, Hafit, Aku, Ucan)
UMP,
12 Desember 2015 (Aku, Nurin staff BPPM, Yoga staff BPPM, Ucan staff BPPM)
UMP,
12 Desember 2015 foto bareng Wisnu Wijaya Putra staff BPPM dari UMS yang jowo
banget, koyo wong edan tapi sebenernya inspiring man banget!
UMP,
12 Desember 2015 Baninfokomwil Squad, kesayangan aku banget (Rani Undip, Fafa
UMP, Teten koor-nya dari UNS dan aku)
Ini
bapak ku, mas ku di ILMPI namanya Alfin dari UMK staff BPO
Seluruh
pengurus Wilayah 3 foto bareng Tika Bisono
Bareng
LO nya Unlam ni Rizqi ato Ici haha
Bareng
mas Mudrik, yang katanya mirip hahha
Ini
dia screet memo nya aku tempel di kaca kost ku, biar aku makin semangat!


















